- Pentingnya membelikan mainan kepada anak-anak
- Dunia anak adalah dunia bermain; hendaklah memberikannya mainan
- Membelikan mainan kepada anak adalah ajaran Islam, dan telah dicontohkan oleh Rasul dan para sahabat
- Dalam Islam memang dilarang patung; tapi dikecualikan untuk anak-anak : boneka. Tapi diusahakan jangan sampai sangat mirip dengan makhluk Allah
- Untuk laki-laki, bisa kita berikan mobil-mobilan, pistol-pistolan, dll
- Yang perlu diperhatikan adalah :
- Hendaklah mainan tersebut adalah yang memotivasinya bertambah semangat/sehat, merespon kepekaan pada sekitar, yang memacu pertumbuhan anak
- Diantara mainan yang bagus untuk anak adalah bongkar pasang, puzzle, ...
- Hendaklah mainan yang diberikan adalah yang membiasakan akal pikiran sang anak; bukan sekedar mainan saja.
- Jika perlu, orang tua mengajak anak bermain-main ke tempat bermain; ikut bermain dengan anaknya.
- Orang tua tidak cukup hanya memerintahkan ini itu; tapi orang tua semestinya membantu anak dengan menyediakan fasilitas, sarana, situasi, kondisi untuk membentuk anak tersebut
- Orang tua yang baik adalah orang tua yang memberi kail kepada anaknya; bukan semata memberi ikan. Supaya si anak tumbuh kepercayaan diri, dan mendidiknya untuk masa depannya nanti
- Jadi, sifatnya adalah orang tua mengarahkan.
- Allah merahmati seorang ayah/ibu yang membantu sang anak untuk berbakti padanya
- Anak perlu dibantu untuk berbakti
- Rasul bersabda, "Bantulah anak-anakmu untuk menjadi anak berbakti, dan mengeluarkan sifat kedurhakaan sang anak".
- Ketika dianjurkan sang anak berdoa, "Rabbighfirli waliwalidaia warhamhuma kama rabbayani saghira"; ada pernyataan, "Sebagaimana kedua orang tuaku mendidik aku ketika aku masih kecil". Dengan didikan orang tua, akan menjadikan anak mendoakan kedua orang tuanya
- Hendaklah para orang tua tidak banyak menegur atau memaki anaknya. Rasul hanya menegur Anas saat kecil hanya untuk masalah yang sangat penting saja. Mengapa? Supaya teguran kita itu tetap menjadi yang bermakna untuk anak. Jika terlalu sering, anak akan menyamakan saat kita marah atau senang.
- Biarkan anak tumbuh berkembang; jangan banyak ditegur. Namanya juga anak-anak.
- Contoh dari Rasul, saat beliau sujud, cucu beliau (Al Hasan Ra) menaiki punggung beliau. Rasul membiarkan, bahkan memperlama sujudnya. Lalu gantian Al Husein yang naik. Baru bangunlah Rasul saat Al Husein puas dan turun
- Biarkan anak bermain-main, bahkan yang membuat pakaian mereka kotor; jangan ditegur. Biarkan mereka senang karena itu adalah dunia mereka. Ini akan membuat anak berpikiran besar, tidak minder, kecil hati, penakut atau licik. Serta, untuk membuat teguran kita itu mempunyai makna.
- Apalagi sampai memaki anak; karena pada hakekatnya saat ia memaki anak, ia memaki dirinya sendiri.
- Berikan cerita-cerita yang baik pada anak. Cerita mempunyai pengaruh yang sangat besar. Jiwanya terasah, pikiran menjadi besar. Kisah itu tentara di antara tentara Allah, yang Allah menjadikan hati kekasihnya menjadi teguh karena kisah tersebut.
- Dalam surat Hud : "Kisah itu bisa menjadikan hati seseorang teguh/kuat"
- Al Imam Abu hanifah mengatakan, "Cerita para ulama itu lebih saya sukai daripada banyak permasalahan fiqih. Karena cerita adalah adab suatu kaum"
- Q.S Yusuf : 111, "Sungguh pada kisah mereka ada pelajaran bagi orang berakal"
- Cerita yang paling bagus adalah cerita pada nabi. Ambil sisi-sisi yang bisa dijadikan pelajaran untuk sang anak. Misal kisah Nabi Adam : tentang 2 putra beliau; bagaimana saudara harus bersikap, jangan saling iri, dengki. Kisah Nabi Nuh : bahaya syirik. Kisah Nabi Ibrahim. Dan yang paling banyak adalah kisah Nabi Muhammad Saw.
- Antisipasi untuk sang anak : Jangan membiarkan anak-anak menonton televisi yang menayangkan tayangan yang tidak sesuai dengan ajaran Islam. Misal : pakaian, perilaku, dll; Pilihkan teman yang baik untuk sang anak; Berikan VCD/Film yang bermanfaat sebagai ganti televisi; dll
.png)
Windy Anita Sari
Bersemangatlah pada apa yang bermanfaat bagimu, mintalah pertolongan pada Allah dan jangan merasa lemah
Related Posts
Memuat…
1 komentar
Terimakasih udah mampir di blog ini, happy reading :)
Cari Artikel
Menu
- Oase Fajar141
- Cahaya Ilmu103
- Me nFamily57
- Cahaya Al Qur'an53
- Jejak Dakwah53
- Embun Fajar Ukhuwah44
- Gumaman Fajar37
- Madani25
- Celoteh19
- Saya Bahagia17
- Ibu Rumah Tangga16
- Parenting15
- Resensi Buku Bagus14
- Kultwit13
- Sekolah Strategi Indonesia(di STAN)13
- SeparuhDien13
- Homeschooling11
- Matn Jazariyyah10
- Nasehat Fajar10
- Sharing Homeschooling9
- Hadits8
- Kesehatan8
- Inspirasi Nasyid7
- Kelas Berbenah Sadis Writing7
- Keluarga Fajar7
- KuliahIntensiveFBLFBE7
- Mom Blogger7
- A.Fa20136
- GoodReads6
- Kitab Al Wajiz - Bab Nikah6
- Ramadhan6
- Blogging5
- GambarBerbincang5
- Materi Anggaran5
- Quote5
- Untukmu Kader Dakwah5
- Wisatahati5
- Adab Penuntut Ilmu4
- Catatan Schizy4
- Motivasi4
- Serius4
- Tazkiatun Nufs4
- Wanita4
- Adab3
- Catatan Kuliah3
- Curhat Ibu Homeschooling3
- Kajian parenting3
- Masail Jahiliyah3
- Resume Kajian3
- Tutorial3
- aqidah3
- Akhlaq2
- Ayah2
- Belajar Bahasa Arab2
- Kesehatan Mental2
- Opini2
- Psikologi Islam2
- Syarah Riyadhus Shalihin2
- Untukmu Penuntut Ilmu2
- fiqih pendidikan anak2
- tafsir maryam2
- Belajar Al Quran1
- Blogspedia Coaching1
- Canva desain1
- CerpenKolaborasi1
- Content Creator1
- Dakwah1
- Edukasi1
- English Writing1
- Fiqh Shirah1
- Ibu Bekerja1
- Ibu Belajar1
- Impactful Mom Writer1
- Islamic Personality Development Course1
- Keuangan Keluarga1
- Kuliah Homeschooling dan Pendidikan Islam1
- Madinah1
- Manhaj Salaf1
- Materi Belajar1
- Ngaji1
- Personal Branding1
- Prajab1
- PropheticParenting1
- Review Kuliner1
- Sampah Emosi1
- Self Care1
- Ulas Film1
- Ulas Produk1
- Ulasan Wisata1
- mustholahHadits1
- prinsip ahlus sunnah1
- salaf1
Tampilkan selengkapnya (+82)
Tampilkan lebih sedikit
Arsip Cerita
.png)




Ijin share ya windy chan... :)
BalasHapus